Rabu, 28 Desember 2011

Siasat Kaki bebas nyeri saat pakai high heels

MESKI melelahkan, high heels banyak dipilih wanita untuk menyempurnakan tampilannya. Agar kaki Anda tetap sehat menggunakan sepatu yang bertumpu di tumit, inilah siasat bisa Anda coba.

Menggunakan sepatu high heels memang menjadi favorit wanita manapun. Hal itu memang tidak mengherankan. Pasalnya, sepatu tersebut membuat penggunanya kian jenjang dan terlihat seksi. Agar Anda terbebas dari nyeri tumit usai menggunakan sepatu tersebut, Stephen Strain, seorang podiatrist berbagi siasat sehatnya, seperti dirilis Dailymail, Senin (26/9/2011).

Batasi penggunaan high heels

Menggunakan sepatu jenis ini terlalu sering sangat tidak baik bagi otot kaki dan betis Anda. Idealnya, Anda perlu menggunakannya dengan ukuran heels sedang untuk beberapa hari dan mengenakan yang lebih tinggi sesekali saja. Dengan cara ini, tubuh pun tak akan terlalu lelah menopang tubuh Anda.

Lakukan peregangan otot

Meregangkan otot di pagi hari dapat membantu peredaran darah berjalan lancar. Yoga adalah cara terbaik untuk membuat semua otot bekerja dengan baik. Atau dengan kaki telanjang, membungkuklah sejenak dan mencoba menyentuh jari kaki Anda. Luruskan kaki Anda agar badan terasa rileks. Perlahan-lahan, membungkuklah kembali dan tahan selama sepuluh detik. Ulangi agenda ini selama tiga kali.

Mandi air hangat

Mandi air hangat dapat membantu meringankan otot-otot lelah. Coba tambahkan garam yang sarat dengan mineral alami termasuk magnesium dan sulfat. Magnesium yang terserap kulit dapat membantu jaringan tubuh bekerja sempurna.

 Memanjakan kaki Anda

Melakukan pedikur sesekali waktu dapat melegakan kaki yang setiap harinya terbungkus high heels. Selain menghilangkan lelah, kuku Anda pun tampak bersih dan rapi sehingga tak akan menimbulkan rasa sakit ketika menggunakan sepatu yang terlalu ketat.

Berikan beberapa hari libur mengenakan high heels

Setelah berhari-hari menggunakan high heels, ide terbaik untuk memanjakan kaki Anda adalah memberinya kesempatan untuk bersantai sejenak. Berjalanlah dengan bertelanjang kaki sehingga kaki dapat bernafas lega setelah berhari-hari tertutup dan tersiksa.

Kamis, 22 Desember 2011

I Love u Mom






Tepat hari ini adalah hari Ibu
tanpa Ibu mungkin aku tidak akan hadir di dunia ini
sedih, bahagia engkau jalani hidup tanpa pernah ada kata menyerah
senyummu, kasih sayangmu, do'a mu selalu menyertai langkahku


Ibu,,,,,
kasihmu tanpa harapan balasan
sampai saat ini aku belum bisa membalas semua kasih sayangmu
Ibu,,,
cintamu penuh tulus dan penuh kesabaran
semoga engkau selalu dilindungi Allah, diberikan kesehatan dan dipanjangkan umur


Ibu,,,
You're my everything



I Love u Mom

6 Tren Fashion Terburuk,,,

Meski dinamakan "tren" dan sempat dipakai oleh jutaan wanita di seluruh dunia, bukan berarti fashion item tersebut patut dikoleksi untuk mempercantik penampilanmu. Berikut ini daftar 6 tren fashion yang sempat booming beberapa tahun belakangan dan kami harap tak akan terulang lagi.


Bare Midriff

Sempat populer di tahun 80an, pakaian yang memperlihatkan perut ini kembali populer di era Britney Spears. Padahal sangat sulit untuk terlihat cantik dengan gaya busana seperti ini, kecuali Anda memiliki perut rata dan tak mudah masuk angin.

Shoulder Pads

Shoulder Pads alias pengganjal pundak adalah hal yang wajib ada di pakaian wanita era 80an. Lady Gaga dan Rihanna kembali mempopulerkannya beberapa saat yang lalu. Dengan potongan gaun yang tepat, shoulder pads memang bisa membuat penampilan Anda lebih edgy. Tapi salah-salah ia juga bisa membuat busana Anda terlihat kaku, atau membuat komposisi tubuh Anda terlihat aneh.


Celana jeans berpinggang tinggi

Entah apa yang membuat banyak wanita menganggap celana jeans model ini bisa membuat tubuhnya terlihat lebih indah. Efek yang ditampilkan oleh high waisted jeans alias celana jeans berpinggang tinggi adalah perut jadi terlihat besar dan bokong terlihat seolah-olah lebih panjang.


Catsuit

Jumpsuit alias baju terusan bisa jadi busana yang memikat jika potongannya pas dan tidak terlalu ketat. Namun jika sudah membungkus tubuh dengan ketat seperti kostum Catwoman, tidak semua wanita bisa memakainya. Jika badan Anda bagaikan supermodel, silakan saja. Tapi jika tidak, pakaian model catsuit hanya akan menonjolkan semua kekurangan di tubuh Anda. Apalagi bila jahitannya terlalu ketat di bagian bawah sana.


Crocs

Crocs jadi pilihan banyak orang karena ia disebut-sebut sebagai alas kaki yang nyaman dipakai. Kami tak ada masalah dengan merknya sendiri, karena Crocs toh memiliki banyak pilihan model sepatu dan sandal yang enak dilihat. Yang kami tak habis pikir adalah mengapa banyak sekali orang yang memilih membeli sepatu/sandal Crocs warna-warni berbahan karet penuh lubang itu? Selain modelnya sama sekali tidak enak dilihat, berbagai mall juga sudah menaruh peringatan yang mewanti-wanti para pengunjung untuk tidak memakai sepatu Crocs tersebut saat menaiki eskalator.


Celana harem

Terinspirasi oleh busana Timur Tengah ala Putri Jasmine dari Disney, celana harem ini mulai jadi tren sejak 2009. Tapi sebuah majalah wanita pernah menggelar survey kepada pria tentang pakaian wanita yang paling mereka benci, dan celana harem muncul di posisi pertama. Alasannya: celana ini membuat wanita terlihat gemuk dan seolah-olah tak memiliki bokong. Tidak seksi sama sekali.

Bagaimana menurut anda????

Rabu, 21 Desember 2011

Kalimantan juga punya kampung Bali lo,,,,

So,,,,, ga usah jauh ke Bali di Kalimantan juga ada lo,,,







 Tapi klo diajak ke Bali ga nolak wkwkwkwkwk,,,,,

Yummy,,,,,

Salah satu makanan khas urang B a n j ar : Ketupat Kandangan







silakan di icip pasti ketagihan,,,, jadi laper ne wkwkwkwkwk

Check It Out !!!!

Asal Usul Suku Banjar

Suku bangsa Banjar diduga berintikan penduduk asal Sumatera atau daerah sekitarnya, yang membangun tanah air baru di kawasan ini sekitar lebih dari seribu tahun yang lalu. Setelah berlalu masa yang lama sekali akhirnya,-setelah bercampur dengan penduduk yang lebih asli, yang biasa dinamakan sebagai suku Dayak, dan dengan imigran-imigran yang berdatangan belakangan-terbentuklah setidak-tidaknya tiga subsuku, yaitu (Banjar) Pahuluan, (Banjar) Batang Banyu, dan Banjar (Kuala).

Orang Pahuluan pada asasnya ialah penduduk daerah lembah-lembah sungai (cabang sungai Negara) yang berhulu ke pegunungan Meratus, orang Batang Banyu mendiami lembah sungai Negara, sedangkan orang Banjar (Kuala) mendiami sekitar Banjarmasin (dan Martapura).

Bahasa yang mereka kembangkan dinamakan bahasa Banjar, yang pada asasnya adalah bahasa Melayu-sama halnya ketika berada di daerah asalnya di Sumatera atau sekitarnya-, yang di dalamnya terdapat banyak kosa kata asal Dayak dan asal Jawa.

Nama Banjar diperoleh karena mereka dahulu-sebelum dihapuskan pada tahun 1860-, adalah warga Kesultanan Banjarmasin atau disingkat Banjar, sesuai dengan nama ibukotanya pada mula berdirinya. Ketika ibukota dipindahkan ke arah pedalaman, terakhir di Martapura, nama tersebut nampaknya sudah baku atau tidak berubah lagi.

Sekilas Info (bungaku sayang OK) :)

Populasi suku Banjar diperkirakan sebagai berikut :

  • 2.271.586 di Propinsi Kalimantan Selatan (BPS - sensus th. 2000)
  • 500.000 di Propinsi Kalimantan Timur
  • 500.000 di Propinsi Kalimantan Tengah
  • 50.000 di Propinsi Kalimantan Barat
  • 300.000 di pulau Sumatera
  • 519.000 di negara Malaysia (situs Joshua Project)  
Menurut situs "Joshua Project" jumlah suku Banjar adalah
  • 3.040.000 di Indonesia
  • 519.000 di Malaysia
Berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), populasi suku Banjar di Kalimantan Selatan berjumlah 2.271.586 jiwa, yang terdistribusi pada beberapa kabupaten dan kota, yaitu :
  • 142.731 jiwa di kabupaten Tanah Laut
  • 154.399 jiwa di kabupaten Kota Baru (termasuk kab. Tanah Bumbu)
  • 361.692 jiwa di kabupaten Banjar
  • 184.180 jiwa di kabupaten Barito Kuala
  • 417.309 jiwa di kota Banjarmasin
  • 75.537 jiwa di kota Banjarbaru
Orang Banjar Hulu Sungai yang bertutur Bahasa Banjar Hulu terdapat pada 6 kabupaten (Banua Enam) yaitu :
  • 114.265 jiwa di kabupaten Tapin
  • 188.672 jiwa di kabupaten Hulu Sungai Selatan
  • 213.725 jiwa di kabupaten Hulu Sungai Tengah
  • 277.729 jiwa di kabupaten Hulu Sungai Utara (termasuk kab. Balangan)
  • 141.347 jiwa di kabupaten Tabalong